-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rencana Jahat Iran Serang Negara Teluk & Pertahankan Rezim Suriah

Jumat, 22 Februari 2013 | Februari 22, 2013 WIB Last Updated 2013-02-21T17:32:00Z
KUWAIT. – Laporan – laporan yang diberitakan di Kuwait pada hari Rabu (20/02/13) mengungkap konspirasi Iran yang menargetkan Kuwait, Saudi, Bahrain dan Emirat dengan gelombang serangan terorisme dan pembunuhan untuk merongrong stabilitas internal Negara – negara tersebut.
Sumber – sumber politik harian Kuwait “As-Siyasah” mengatakan bahwa petinggi Iran “menaruh saham” dari perselisihan yang tajam antara Al-Maliki dan Ahlussunnah serta menyibukkan aparat keamanan Irak memerangi Tanzim Al-Qaidah dan kelompok – kelompok bersenjata lain dengan tujuan memperluas aktivitas intelijen bekerjasama dengan Hizbullah Lebanon tanpa sepengetahuan Otoritas Baghdad.
“Berlangsungnya metode “Menutup Mata” yang diakai oleh oknum – oknum yang dekat dengan Al-Maliki tentang file ini, yang kadang sangat membebani Irak hubungan Arab dan organisasi – organisasi regional dan internasional. Dan kegiatan – kegiatan tersebut bisa berubah mengancam keamanan dan stabilitas Irak” lanjut sumber – sumber tersebut.
Sumber – sumber tersebut mengungkapkan bahwa Garda Revolusi Iran membuat Raung Aliansi yang menyatukan antara petingginya di Iran di bawah pimpinan Hasan Mahdavi dan petingginya di Irak di bawah pimpinan Mahmud Farhadi, yang ditangkap oleh pasukan AS pada tahun 2007 di propinsi Kurdi Sulaimaniya Utara Irak. Al-Maliki membebaskannya dua tahun setelah penarikan total pasukan AS, agar Farhadi kembali memimpin kegiatan di Irak.
....Pemersatuan petinggi Garda Revolusi di Irak dan Lebanon bertujuan untuk memperkuat konfrontasi potensial di dalam wilayah Suriah untuk membela rezim Suriah dan menyokong operasi – operasi keamanan penting menghadapi Negara – Negara di kawasan yang diklasifikasikan sebagai musuh rezim Bashar.....
Pertahankan Rezim Suriah & Pukul Negara Teluk

Sumber – sumber tersebut, menurut harian Kuwait itu, juga menuturkan bahwa garda Revolusi, yang dekat dengan Mursyid Tertinggi untuk Revolusi Iran “Ali Khamenei”, mengambil keputusan ini dengan cepat dua minggu terakhir ini karena bertambahnya bahaya yang akan menghampiri pemerintah Suriah, di mana muncul dorongan kuat untuk mengubah wilayah Irak menjadi pangkalan yang maju untuk kegiatan – kagiatan luar yang turun 80 % lebih karena krisis di Suriah.

Pemersatuan petinggi Garda Revolusi di Irak dan Lebanon bertujuan untuk memperkuat konfrontasi potensial di dalam wilayah Suriah untuk membela rezim Suriah dan menyokong operasi – operasi keamanan penting menghadapi Negara – Negara di kawasan yang diklasifikasikan sebagai musuh rezim Bashar.
Harian Kuwait itu menambahkan bahwa Saudi, Yordania, Kuwait, Bahrain dan Emirat adalah Negara – Negara yang menjadi target utama oleh Garda Revolusi Iran di Lebanon dan Irak. Target operasi – operasi penting yang akan dilaksanakan periode mendatang dalam waktu dekat mencakup perekrutan warga Irak di antaranya warga Syiah Kurdi, Syiah Turkmenistan, membentuk sel – sel bersenjata, jaringan untuk mengumpulkan informasi dan menyelundupkan senjata, pendanaan kelompok – kelompok politik dan melancarkan serangan – serangan terorisme dan pembunuhan untuk merongrong stabilitas internal Negara – Negara Teluk tersebut.


Red : Adam Pramuja
Sumber : VOA Islam



×
Berita Terbaru Update